6 Cara Headshot Semua Senjata di FF dan PUBG

 

m.satupiston.com – Assalamu’alaikum. Kembali lagi pada artikel kami. Kali ini kita akan membahas mengenai cara headshot semua senjata di FF dan PUBG.

 

FF atau Free Fire serta PUBG atau PlayerUnknown's Battlegrounds merupakan salah satu game android bergenre battle royale atau battle ground.

 

Game ini sangat digemari di Indonesia, terutama untuk FF. pasalnya, Free Fire atau FF menawarkan spek game yang cenderung lebih kecil bila dibandingkan dengan PUBG.

 

Baik PUBG atau FF, keduanya sama-sama mengusung permainan perang saling tembak menembak dengan kamera orang ketiga.

 

Karena merupakan game tembak-menembak, maka tidak heran jika di kedua game ini akan ada beberapa istilah layaknya game perang kebanyakan, salah satunya adalah headshot.

 

Pengertian Headshot

Headshot artinya adalah menembak atau tertembak di kepala. Metode yang satu ini sudah sejak lama digunakan untuk mengalahkan musuh dengan efesien dan efektif.

 

Efisien dalam artian lebih menghemat waktu dan amunisi. Efektif dalam artian lebih cepat dalam mengalahkan musuh.

 

Sekedar informasi saja, jika kita terlalu lama beduel dengan musuh, maka hal tersebut bisa dimanfaatkan oleh player lain untuk ikut menyerang kita.

 

Selain itu, headshot juga diminati karena lebih baik dalam hal penghematan amunisi atau peluru. Terlebih, dalam FF atau PUBG ini biasanya amunisi cukup terbatas.

 

Cara Headshot Semua Senjata

6 Cara Headshot Semua Senjata di FF dan PUBG

Semua senjata dapat dipakai untuk melakukan headshot, namun yang jadi masalah sekarang adalah bagaimana caranya? Pasalnya cukup susah untuk mempelajari tiap karakter senjata.

 

Kita mungkin berfikir untuk melakukan headshot di semua senjata karena di FF atau PUBG cenderung akan memberikan senjata yang random di map.

 

Tapi kita mungkin akan kecewa, meski semua senjata dapat digunakan untuk headshot, namun tidak semua senjata memiliki karakter yang sama.

 

Sebut saja, melakukan headshot di Sub machine gun akan berbeda dengan melakukan headshot di shotgun.

 

Oleh karenanya, biasanya para pemian profesional akan memilih untuk menggunakan senjata yang itu-itu saja, sebab lebih mengenal karakter dari senjata tersebut.

 

Baca Juga3 Jenis Senjata Assault Rifle di Free Fire Yang Langka !!

 

Sebagai tips, pertama kita harus mengenal senjata yang paling banyak tersedia di suatu maps, sebab tak jarang ada senjata yang langka dan tentunya itu akan merugikan kita(sudah pelajari cara headshot di senjata A, eh senjatanya tidak ada).

 

Adapun, berikut beberapa tips dari kami agar kita dapat melakukan headshot di semua senjata:

1. Kenali Karakter Senjata

Ini sering kami tekankan, pasalnya tiap senjata memiliki karakter yang berbeda mulai dari damage, akurasi, hingga jumlah peluru.

 

Kita harus benar-benar paham akan karakter senjata, sebab jangan sampai jika tidak mengenal senjata apa yang kita gunakan. Tentunya akan tidak lucu bukan, jika kita ingin headshot menggunakan shotgun tapi dari jarak sangat jauh yang hanya bisa dijangkau oleh seorang sniper?

 

2. Recoil Itu Penting!

Sebenarnya ini masih bagian dari karakter senjata, tapi kadang recoil menjadi pembahasan yang sangat penting. Pasalnya, recoil bisa memberikan hasil yang berbeda dari spek suatu senjata.

 

Baca JugaArti Recoil PUBG, Fitur Realistis Yang “Dibenci” Gamers

 

Recoil adalah hentakan dari senjata ketika peluru berhasil dilontarkan dari larasnya. Recoil ini cukup menggangu dan kita harus tahu seberapa besar serta seperti apa recoil yang dihasilkan oleh senjata yang hendak kita gunakan.

 

Contoh efek dari recoil adalah ketika kita hendak menembak target A, namun ketika ditembak, ternyata hasilnya malah melenceng sebesar 2 meter, padahal spek senjata tersebut memiliki tingkat akurasi sebesar 98% (loh?).

 

3. Atur Sensitivitas

Kita harus melakukan pengaturan pada sensitivitas permainan baik itu saat mengokang (bidik) atau saat melihat-lihat area sekitar.

 

Tiap orang dan tiap perangkat akan butuh spek sensitivitas yang berbeda-beda. Contohnya adalah saat kami menggunakan emulator A dan emulator B. dari software-nya saja, tingkat sensitivitas yang diberikan sudah berbeda.

 

Belum lagi saat kami menggunakan tingkat DPI mouse yang berbeda, maka hasil sensitivitasnya juga berbeda, padahal dari settingan yang sama.

 

Kita dapat menerapkan referensi sensitivitas para pro player di Youtube, tapi perlu diingat kembali bahwa kita harus sesuaikan ulang settingan sensitivitas tersebut, sebab bisa jadi kita merasa kurang cocok dengan settingan tersebut.

 

4. Berlatih Sebanyak Mungkin

Kita dapat manfaatkan mode training atau bermain 1 vs 1 dengan rekan kita untuk sekedar mengetes hasil settingan kita.

 

Semakin lama kita bermain, biasanya kita akan semakin mengenal senjata kita.

 

5. Upgrade Senjata

Beberapa senjata di FF dan PUBG bisa diupgrade bukan? Upgrade tersebut dapat kita manfaatkan untuk meminimalisir adanya recoil hingga menambah jarak tembak, menambah tingkat akurasi, hingga menambah damage.

 

Lakukan upgrade semaksimal mungkin agar kita dapat lebih nyaman melakukan headshot.

 

6. Selalu Bidik Area Kepala, Tapi Jangan Terlalu Atas

Logikanya jika kita hendak menembak kepala, maka kita harus bidik kepala. Tapi karena ada recoil, bisa jadi kita harus membidik dada atau kaki (seperti AK47 di game Counter Strike Global Offensive) agar bisa headshot.

 

Jangan terlalu berambisi untuk menembak area kepala yang kecil, sebab bisa jadi karena efek recoil, kita malah kehilangan sasaran tembak dan hasilnya malah membuat kita diserang balik.

 

Sekali lagi, semua senjata bisa digunakan untuk headshot, tapi belum tentu kita bisa menggunakan semua senjata tersebut untuk melakukan headshot secara sempurna.

 

Terus berlatih adalah salah satu jawaban penting dalam membiasakan diri agar dapat melakukan headshot di beberapa senjata.

 

Artikel ini kami cukupkan sampai di sini, akhir kata semoga bermanfaat dan sampai jumpa.

Wassalamu’alaikum.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel

Karena keterbatasan tim editor, mungkin akan banyak typo di artikel ini...