Cara Buka File DAT di Windows 10, Ubah Ekstensi agar Bisa Diekstrak dengan WinRAR

m.satupiston.com - File dengan ekstensi .DAT terkadang membuat pengguna Windows kesulitan ketika ingin membuka atau mengekstrak isi di dalamnya.
Pasalnya, format tersebut tidak secara khusus menunjukkan jenis data yang tersimpan sehingga Windows tidak selalu dapat mengenali aplikasi yang tepat untuk mengaksesnya.
Salah satu cara yang bisa dicoba adalah memeriksa format asli file, kemudian menyesuaikan ekstensi agar sesuai dengan jenis data yang sebenarnya.
Mengenal File DAT dan Penyebab Tidak Bisa Dibuka
DAT merupakan ekstensi file yang digunakan untuk menyimpan berbagai jenis data, baik berupa informasi aplikasi, konfigurasi, maupun konten tertentu yang dibuat oleh sebuah program.
Berbeda dengan format ZIP, RAR, PDF, atau JPG, ekstensi DAT tidak secara langsung menunjukkan bagaimana sebuah file harus dibuka.
Artinya, dua file yang sama-sama memiliki akhiran .DAT belum tentu mempunyai struktur dan fungsi yang serupa.
Dalam beberapa kasus, file DAT sebenarnya merupakan arsip terkompresi yang ekstensi aslinya berubah karena proses pengunduhan, pengiriman, atau pengaturan tertentu.
Jika kondisi tersebut terjadi, pengguna berpeluang mengakses isinya dengan mengembalikan ekstensi ke format yang sesuai.
Namun, langkah ini tidak berlaku untuk seluruh file DAT karena sebagian di antaranya memang dibuat sebagai data khusus untuk aplikasi tertentu.
Oleh karena itu, mengenali asal-usul file menjadi langkah penting sebelum melakukan perubahan nama atau ekstensi.
Cara Menampilkan Ekstensi File di Windows 10
Sebelum mengganti format DAT, pengguna perlu memastikan bahwa Windows 10 menampilkan ekstensi file secara lengkap.
Secara bawaan, Windows terkadang menyembunyikan ekstensi untuk jenis file yang sudah dikenal sehingga pengguna hanya melihat nama tanpa akhiran format.
Pengaturan tersebut dapat membuat proses penggantian ekstensi menjadi kurang tepat apabila pengguna tidak mengetahui bagian nama file yang sebenarnya.
Berikut langkah untuk menampilkan ekstensi file melalui File Explorer.
Buka File Explorer pada komputer atau laptop Windows 10.
Pilih menu View yang berada di bagian atas jendela.
Klik Options untuk membuka pengaturan folder.
Pilih Change folder and search options.
Setelah jendela pengaturan terbuka, masuk ke tab View.
Cari opsi Hide extensions for known file types.
Hilangkan tanda centang pada opsi tersebut.
Klik Apply, kemudian tekan OK untuk menyimpan perubahan.
Setelah pengaturan diterapkan, Windows akan menampilkan akhiran format pada nama file, termasuk .DAT, .ZIP, .RAR, dan ekstensi lainnya.
Pengguna kini dapat memeriksa nama lengkap file sebelum menentukan tindakan berikutnya.
Langkah Mengubah Ekstensi DAT Menjadi ZIP atau RAR
Jika sudah mengetahui bahwa file DAT kemungkinan merupakan arsip terkompresi, pengguna dapat mencoba mengganti ekstensi melalui fitur Rename.
Caranya cukup sederhana karena tidak membutuhkan aplikasi tambahan untuk melakukan perubahan nama file.
Pertama, cari file DAT yang ingin dibuka melalui File Explorer.
Selanjutnya, klik kanan pada file tersebut dan pilih Rename atau tekan tombol F2 pada keyboard.
Setelah nama file dapat diedit, ubah bagian .DAT menjadi .ZIP atau .RAR sesuai dengan format arsip yang diduga digunakan.
Sebagai contoh, file bernama data.DAT dapat diubah menjadi data.ZIP apabila isi aslinya merupakan arsip ZIP.
Windows biasanya menampilkan peringatan bahwa perubahan ekstensi dapat membuat file tidak bisa digunakan atau dibuka dengan benar.
Jika pengguna sudah yakin dengan format aslinya, perubahan tersebut dapat dikonfirmasi dengan memilih Yes.
Setelah itu, coba buka file menggunakan aplikasi seperti WinRAR atau aplikasi pengelola arsip lainnya.
Apabila format yang dipilih benar, aplikasi tersebut berpotensi mengenali struktur arsip dan menampilkan daftar isi yang dapat diekstrak.
Mengapa Mengganti Ekstensi Tidak Selalu Berhasil?
Hal penting yang perlu dipahami adalah mengganti ekstensi tidak sama dengan mengonversi isi file.
Perubahan nama hanya mengubah identitas format yang ditampilkan Windows, sedangkan struktur data di dalam file tetap seperti sebelumnya.
Sebagai contoh, file DAT yang sebenarnya berisi data aplikasi tidak otomatis berubah menjadi arsip ZIP hanya karena namanya diganti.
Jika format asli tidak sesuai dengan ekstensi baru, aplikasi pembuka kemungkinan menampilkan pesan kesalahan atau menyatakan bahwa arsip mengalami kerusakan.
Dalam sebuah pengujian yang diperlihatkan melalui video tutorial, file berukuran sekitar 1,5 GB dicoba dibuka setelah ekstensi DAT diubah.
Namun, percobaan tersebut tidak berhasil karena file terdeteksi mengalami kerusakan atau corrupt.
Kondisi ini menunjukkan bahwa ukuran file yang besar tidak menjamin data di dalamnya masih utuh dan dapat diekstrak.
Kerusakan bisa berkaitan dengan proses pengunduhan yang tidak selesai, media penyimpanan bermasalah, atau struktur arsip yang memang sudah rusak.
Tips Sebelum Mengekstrak File DAT
Sebelum mencoba mengubah ekstensi, pengguna sebaiknya memastikan sumber file dapat dipercaya dan mengetahui aplikasi yang sebelumnya digunakan untuk membuat file tersebut.
Jika file diperoleh melalui proses pengunduhan, periksa kembali apakah ukuran dan kelengkapan datanya sesuai dengan informasi dari sumber.
Pengguna juga dapat membuat salinan file sebelum melakukan perubahan agar dokumen asli tetap tersedia apabila percobaan tidak berhasil.
Apabila file diduga berasal dari arsip RAR atau ZIP, gunakan aplikasi yang mendukung format tersebut untuk memeriksa isinya.
WinRAR dapat menjadi salah satu pilihan untuk menguji dan mengekstrak arsip yang kompatibel.
Sementara itu, PowerISO dapat digunakan untuk menangani sejumlah format arsip dan berkas citra disk yang didukung aplikasi tersebut.
Jika file tetap tidak dapat dibuka, sebaiknya jangan terus mengganti ekstensi secara acak karena tindakan tersebut tidak memperbaiki kerusakan data.
Pengguna perlu mencari tahu format sebenarnya melalui sumber file, dokumentasi aplikasi pembuatnya, atau pemeriksaan struktur berkas.***