iklan fif

Berapa FUP Paket EZnet Telkomsel 10 Mbps?

Daftar Isi

 

Berapa FUP Paket EZnet Telkomsel 10 Mbps?

m.satupiston.com - Assalamu'alaikum. Telkomsel, sebagai salah satu penyedia layanan telekomunikasi terkemuka di Indonesia, menawarkan paket internet rumah EZnet dengan kecepatan hingga 10 Mbps.


Paket ini dirancang untuk memenuhi kebutuhan internet rumah tangga dengan harga yang terjangkau.


Namun, penting bagi pelanggan untuk memahami kebijakan Fair Usage Policy (FUP) yang diterapkan pada layanan ini.


FUP merupakan kebijakan yang diterapkan oleh penyedia layanan internet untuk memastikan distribusi bandwidth yang adil di antara semua pengguna.


Dalam konteks paket EZnet 10 Mbps dari Telkomsel, terdapat beberapa informasi mengenai batas FUP yang perlu diperhatikan.


Berdasarkan informasi yang diperoleh dari berbagai sumber, diduga awalnya Telkomsel menetapkan FUP pada paket EZnet 10 Mbps sebesar 200 GB.


Artinya, setelah penggunaan data mencapai 200 GB dalam satu bulan, kecepatan internet akan mengalami penurunan.


Beberapa sumber menyebutkan bahwa setelah melewati batas FUP 200 GB, kecepatan akan diturunkan menjadi 3 Mbps.


Namun, terdapat pula informasi yang menyatakan bahwa penurunan kecepatan dilakukan secara bertahap.


Seperti dilansir dari KoranBandung, setelah penggunaan mencapai 300 GB, kecepatan diturunkan sebesar 25% dari 10 Mbps menjadi 7,5 Mbps.


Jika penggunaan terus meningkat hingga 350 GB, kecepatan akan kembali dikurangi menjadi 3 Mbps.


Perlu dicatat bahwa informasi mengenai FUP ini tidak selalu disampaikan secara transparan kepada pelanggan.


Telkomsel dalam situs resminya menyatakan bahwa pelanggan EZnet dikenakan ketentuan FUP dan disarankan untuk menghubungi contact center Telkomsel di 188 untuk mendapatkan informasi lebih lanjut.


Selain itu, biaya berlangganan paket EZnet 10 Mbps juga bervariasi berdasarkan wilayah.


Untuk wilayah Jawa dan Bali, biaya berlangganan sebesar Rp150.000 per bulan, belum termasuk PPN.


Sementara itu, untuk wilayah Sumatra, biaya berlangganan mencapai Rp170.000 per bulan, dan untuk wilayah Papua, Maluku, Sulawesi, Kalimantan, serta Nusa Tenggara, biaya berlangganan sebesar Rp200.000 per bulan.


Dengan adanya variasi biaya ini, pelanggan diharapkan memperhatikan detail biaya sesuai dengan domisili mereka.


Selain itu, Telkomsel juga menawarkan promo diskon biaya pemasangan baru (PSB) sebesar 70%, sehingga pelanggan hanya perlu membayar Rp150.000 untuk biaya pemasangan.


Namun, perlu diingat bahwa promo ini dapat berubah sewaktu-waktu sesuai kebijakan Telkomsel.


Pelanggan juga diharuskan untuk berlangganan minimal selama 12 bulan.


Jika memutuskan untuk berhenti berlangganan sebelum masa kontrak berakhir, akan dikenakan denda sebesar Rp1.000.000.


Bagi pelanggan yang membutuhkan kecepatan internet lebih tinggi, Telkomsel menyediakan opsi migrasi ke layanan IndiHome yang menawarkan kecepatan mulai dari 30 Mbps.


Hal ini memberikan fleksibilitas bagi pelanggan untuk menyesuaikan layanan sesuai dengan kebutuhan mereka.


Dalam memilih layanan internet, penting bagi pelanggan untuk memahami ketentuan dan kebijakan yang berlaku, termasuk FUP dan biaya berlangganan.


Dengan demikian, pelanggan dapat memaksimalkan manfaat dari layanan yang dipilih dan menghindari potensi kendala di kemudian hari.

Wassalamu'alaikum.

 ⚠ Iklan ⚠ 
 ⚠ Iklan  ⚠